jurnaltime.co.id SOPPENG – Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kabupaten Soppeng kembali menggelar Turnamen Domino Bupati Soppeng Cup II Tahun 2026 yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme.
Ajang bergengsi ini resmi dibuka oleh Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, pada Sabtu (14/02/2026) di Lapangan Sepak Bola Lade Welonge, Desa Laringgi, Kecamatan Marioriawa.
Sejak hari pertama, ribuan peserta memadati lokasi kegiatan. Turnamen yang digagas pengurus PORDI Kabupaten Soppeng ini sukses menyedot perhatian pecinta domino dari berbagai daerah. Tercatat sebanyak 1.300 pasangan atau sekitar 2.600 peserta ambil bagian, tidak hanya dari Sulawesi Selatan, tetapi juga dari luar provinsi.
Ketua Panitia Turnamen, Andi Ahmad, dalam laporannya menjelaskan bahwa setiap pasangan peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp250 ribu. Ia menyebutkan total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp250 juta.
Pelaksanaan Open Tournament Domino Bupati Cup II Soppeng 2026 dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu 14 hingga Minggu 15 Februari 2026.
“Juara I disiapkan Rp100 juta, juara II Rp50 juta, juara III Rp25 juta, juara IV Rp15 juta. Juara V sampai VIII masing-masing Rp3 juta, juara IX sampai XVI Rp2 juta, juara XVII sampai XXXII Rp1 juta, dan juara XXXIII sampai LXIV Rp500 ribu,” jelas Andi Ahmad.
Sementara itu, Ketua PORDI Kabupaten Soppeng, Andi Syamsu Rijal, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Soppeng H. Naspiding bersama istrinya, Eka Wahyuni selaku Kepala Desa Laringgi, yang turut menjadi sponsor kegiatan.
Tak lupa, Andi Syamsu Rijal menyampaikan terima kasih kepada Ketua PORDI Provinsi Sulawesi Selatan, Ilham Arif Sirajuddin, yang untuk pertama kalinya menghadiri langsung turnamen domino di Kabupaten Soppeng sejak dilantik.
“Kami berharap seluruh peserta, terutama yang datang dari luar Kabupaten Soppeng, dapat membawa pulang kesan yang baik,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa sejak PORDI aktif di Kabupaten Soppeng, praktik judi domino tidak lagi ditemukan karena permainan telah diarahkan menjadi olahraga yang terorganisir dan menjunjung sportivitas.
Di tempat yang sama, Ketua PORDI Sulawesi Selatan, Ilham Arif Sirajuddin, mengaku bersyukur dapat hadir dalam suasana penuh keakraban tersebut. Ia mengapresiasi kehadiran peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Batam, Kalimantan, Sulawesi Tenggara hingga hampir seluruh kabupaten di Sulawesi Selatan.
“Dalam setiap turnamen kita memang mengejar juara, tetapi yang lebih penting adalah kebersamaan dan silaturahmi yang sulit kita dapatkan di tempat lain,” ungkapnya.
Menurutnya, meski pertandingan di atas meja berlangsung tegang, hubungan persaudaraan antarpeserta harus tetap terjaga karena itulah kekuatan utama olahraga domino.
Lebih lanjut, Ilham berharap domino ke depan benar-benar ditetapkan sebagai cabang olahraga resmi. Saat ini, PORDI telah terdaftar di KONI dan mengantongi rekomendasi, tinggal menunggu proses penetapan sebagai induk cabang olahraga.
“Oleh karena itu, setiap turnamen harus menjunjung tinggi sportivitas agar proses menuju cabang olahraga resmi tidak terhambat,” tegas Wali Kota Makassar periode 2004–2009 dan 2009–2014 tersebut.
Turnamen Domino Bupati Soppeng Cup II 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga mempererat silaturahmi serta mendorong domino semakin diakui sebagai olahraga prestasi di Indonesia.
0 Komentar