Sungai Lejja Viral, Kades Bulue Imbau Pengunjung Jaga Kebersihan dan Waspada Banjir


jurnaltime.co.id SOPPENG – Destinasi wisata alam Sungai Lejja di Desa Bulue, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, yang belakangan ini viral di media sosial, kini ramai dikunjungi wisatawan lokal. 

Menyikapi meningkatnya jumlah pengunjung, Kepala Desa Bulue, Abdul Majid, SE, mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kebersihan dan keselamatan selama berada di lokasi wisata tersebut.

Imbauan itu disampaikan Abdul Majid saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/1/2026). Ia menegaskan bahwa kebersihan sungai merupakan tanggung jawab bersama, baik pengunjung maupun warga yang bermukim di sekitar aliran sungai.

“Sungai yang bersih adalah aset terbesar desa yang harus kita jaga bersama. Saya mengimbau kepada seluruh pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke dalam sungai,” tegasnya.


Tak hanya kepada wisatawan, Abdul Majid juga mengingatkan warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai agar turut berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah.

Selain persoalan kebersihan, Kades Bulue juga mengingatkan soal keselamatan pengunjung, mengingat saat ini wilayah Soppeng telah memasuki musim penghujan. Menurutnya, Sungai Lejja memiliki potensi banjir bandang yang datang secara tiba-tiba.

“Kadang di lokasi sungai tidak turun hujan, tapi di daerah pegunungan atau hulu hujan deras. Itu bisa menyebabkan air sungai naik mendadak. Jadi pengunjung harus tetap waspada dan berhati-hati,” jelasnya.

Abdul Majid yang menjabat sebagai kepala desa selama dua periode itu juga menyoroti persoalan parkir kendaraan pengunjung. Ia meminta agar kendaraan diparkir di tempat yang aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas, mengingat kawasan Sungai Lejja berada di jalur jalan poros.

“Harapan kami, kendaraan diparkir dengan tertib agar tidak mengganggu pengguna jalan lain dan demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Diketahui, Sungai Lejja mendadak viral dalam beberapa bulan terakhir dan menjadi salah satu tujuan favorit warga untuk berwisata alam. Setiap harinya, puluhan hingga ratusan pengunjung datang untuk menikmati kejernihan air sungai.

Salah seorang warga setempat, Ila, mengatakan bahwa lonjakan pengunjung sangat terasa. “Beberapa bulan terakhir ini Sungai Lejja selalu ramai. Setiap hari ada puluhan bahkan ratusan orang datang mandi-mandi, bahkan banyak juga yang bakar-bakar ikan di pinggir sungai,” ungkapnya.

Keindahan Sungai Lejja memang menjadi daya tarik tersendiri. Airnya yang jernih, dipadu dengan alam sekitar yang masih asri dan pepohonan rindang, menciptakan suasana sejuk dan menenangkan.

Kicauan burung yang terdengar di sekitar lokasi semakin menambah kesan alami yang mampu menyegarkan pikiran para pengunjung.

Dengan meningkatnya popularitas Sungai Lejja, pemerintah desa berharap kesadaran pengunjung untuk menjaga kebersihan dan keselamatan juga ikut meningkat, sehingga keindahan alam tersebut tetap lestari dan dapat dinikmati dalam jangka panjang.

0 Komentar