jurnaltime.co.id SOPPENG – Sambutan seragam Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, pada Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi dibacakan oleh Camat Marioriawa Syahrani Andi Nganro sebelum pelaksanaan Shalat Idul Fitri di Lapangan Sepak Bola Lamattanete, Kelurahan Manorang Salo, Kecamatan Marioriawa, Sabtu (21/3/2026).
Dalam sambutan tersebut, Bupati Soppeng mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum kembali ke fitrah setelah menjalani ibadah Ramadhan selama sebulan penuh. Ia juga mengajak masyarakat untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama.
“Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Soppeng, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” demikian kutipan sambutan Bupati Soppeng yang dibacakan Camat Marioriawa.
Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa nilai-nilai Ramadhan diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari demi kemaslahatan umat serta kemajuan daerah yang dikenal dengan sebutan Bumi La Temmamala. Pemerintah daerah, menurutnya, tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
Bupati Soppeng juga menyampaikan bahwa pada tahun pertama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, pemerintah daerah menghadapi tekanan fiskal dan kebijakan efisiensi daerah. Namun demikian, sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026, berbagai capaian pembangunan tetap menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan.
Beberapa indikator pembangunan yang mengalami peningkatan di antaranya Indeks Pembangunan Manusia yang meningkat dari 72,76 poin pada tahun 2024 menjadi 73,69 poin pada tahun 2025. Selain itu, angka harapan hidup meningkat dari 73,77 tahun menjadi 74,21 tahun pada tahun 2025.
Dari sisi ekonomi daerah, laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) juga mengalami peningkatan dari 4,06 persen pada tahun 2024 menjadi 4,77 persen pada tahun 2025. Sementara dari aspek kesejahteraan masyarakat, persentase penduduk miskin menurun dari 6,90 persen menjadi 6,65 persen atau dari 15.900 jiwa menjadi 15.340 jiwa.
Selain capaian indikator pembangunan, Kabupaten Soppeng juga meraih berbagai penghargaan pada tahun 2025, di antaranya penghargaan bidang pendidikan Dwija Praja Nugraha, penghargaan bidang kesehatan berupa UHC Award kategori Madya, serta hasil survei KPK yang menempatkan Soppeng pada peringkat pertama Zona Hijau/Terjaga sebagai daerah percontohan integritas Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Sulawesi Selatan dengan skor tertinggi 80,48.
Di akhir sambutan, Bupati Soppeng mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkokoh persatuan dan kesatuan, menjaga kearifan lokal, budaya gotong royong, serta menjadikan nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri di Lapangan Lamattanete tersebut dipimpin oleh Imam Muhammad Akbar, S.Ag., sementara khutbah Idul Fitri disampaikan oleh Abdul Rahman, S.Ag. Shalat Idul Fitri berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh ratusan jamaah dari berbagai wilayah di Kecamatan Marioriawa.
0 Komentar