jurnaltime.co.id SOPPENG – Jumlah penerima bantuan pangan di Desa Laringgi, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2026. Jika pada tahun 2025 tercatat sebanyak 373 orang penerima, maka pada tahun ini jumlahnya bertambah menjadi 414 orang.
Kepala Desa Laringgi, Eka Wahyuni, SE, mengungkapkan bahwa ratusan warga tersebut akan menerima bantuan berupa beras dan minyak goreng sebagai bagian dari program bantuan pangan pemerintah untuk periode Februari–Maret 2026.
“Sebanyak 414 orang tercatat sebagai penerima bantuan tahun ini. Mereka akan menerima beras dan minyak sesuai alokasi yang telah ditentukan,” ujarnya.
Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan terdiri dari 826 karung beras dengan isi masing-masing 10 kilogram, serta 137 dos minyak goreng dengan berat 8 liter per dos. Bantuan tersebut didistribusikan kepada masyarakat penerima manfaat secara merata.
Setiap penerima bantuan mendapatkan jatah berupa dua sak beras dan 4 liter minyak goreng untuk periode dua bulan, yakni Februari hingga Maret 2026. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat, khususnya di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.
Eka Wahyuni juga mengimbau kepada masyarakat yang sebelumnya terdaftar namun tidak lagi tercantum sebagai penerima agar segera melapor ke kantor desa untuk dilakukan pendataan ulang.
“Kami membuka ruang bagi masyarakat yang merasa berhak namun belum terdata, agar segera melapor ke kantor desa untuk kami tindak lanjuti,” tambahnya.
Sementara itu, sejumlah warga Desa Laringgi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan pemerintah. Mereka menilai bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama bagi keluarga kurang mampu.
Program bantuan pangan ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat serta memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.(myu)
0 Komentar