Sensus Ekonomi 2026 Dimulai: Data Akurat Jadi Fondasi Pembangunan Soppeng

jurnaltime.co.id SOPPENG – Pemerintah Kabupaten Soppeng bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng secara resmi mencanangkan pendataan lapangan sekaligus melepas petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026. Kegiatan berlangsung di Hotel Grand Saota Soppeng, Kamis (11/6), menjadi momentum penting dimulainya pendataan ekonomi terbesar di Indonesia yang bertujuan menyediakan data akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah maupun nasional.
 
Dalam laporannya, Kepala BPS Kabupaten Soppeng, Muhammad Rismat, S.E., M.Si., menyatakan berbagai tahapan persiapan telah dilaksanakan secara matang. Mulai dari audiensi, komunikasi, koordinasi, dan diplomasi (KKD) dengan Pemkab Soppeng, instansi vertikal, asosiasi usaha, pelaku usaha, akademisi, media massa, hingga mitra strategis lainnya — semua dilakukan untuk membangun sinergi dan dukungan menyeluruh.
 
“Sebanyak 243 petugas lapangan telah direkrut dan akan melaksanakan pendataan secara door-to-door di seluruh wilayah Soppeng mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Saat ini mereka juga tengah mengikuti pelatihan bertahap untuk memperkuat kemampuan teknis, pemahaman konsep, pengoperasian aplikasi, teknik wawancara, hingga simulasi di lapangan,” jelasnya.
 
Ia menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar tugas BPS semata, melainkan upaya bersama menghadirkan data ekonomi berkualitas untuk kemajuan Indonesia. Sejalan dengan itu, Pemkab Soppeng menyatakan kesiapan penuh memberikan dukungan.
 
Sementara itu, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., dalam sambutannya menekankan bahwa sensus ini merupakan agenda nasional yang sangat strategis. “Data hasil sensus bukan sekadar deretan angka, melainkan fondasi utama untuk menyusun kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan,” tegasnya.
 
Menurutnya, pembangunan daerah harus berlandaskan data yang valid agar potensi ekonomi — termasuk sektor UMKM — dapat dipetakan dan dikembangkan secara optimal. Bupati juga menegaskan komitmen penuh Pemkab Soppeng, serta menginstruksikan seluruh jajaran mulai dari pimpinan OPD, camat, kepala desa, hingga ketua RT/RW untuk mendukung dan menyosialisasikan kegiatan ini di wilayah masing-masing.
 
Masyarakat dan pelaku usaha pun diimbau untuk menyambut baik kehadiran petugas serta memberikan informasi yang jujur dan sesuai kondisi sebenarnya. “Perlu diketahui, seluruh data yang disampaikan dijamin kerahasiaannya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tambahnya.
 
Kepada para petugas, Bupati berpesan agar senantiasa menjaga integritas, profesionalisme, objektivitas, dan kesehatan selama bertugas. “Keberhasilan sensus ini sangat bergantung pada dedikasi Bapak/Ibu sekalian. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab agar data yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan bermanfaat bagi pembangunan,” pesannya.
 
Acara dilanjutkan dengan pencanangan Sensus Ekonomi 2026, ditandai dengan pengguntingan pita secara simbolis oleh Bupati Soppeng didampingi Wakil Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Soppeng.
 
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan resmi petugas. Dalam momen tersebut, Bupati memasangkan rompi, menyerahkan kartu identitas, dan surat tugas secara simbolis kepada perwakilan petugas. Sebagai bentuk perlindungan keselamatan kerja, Kepala BPS bersama Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan agar petugas terlindungi selama bertugas di lapangan.
 
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPRD, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, seluruh camat se-Kabupaten Soppeng, serta seluruh petugas Sensus Ekonomi 2026.

0 Komentar