jurnaltime.co.id SOPPENG – Pemerintah Kabupaten Soppeng terus memperkuat akses sanitasi layak bagi warga. Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, secara resmi membuka sekaligus menyerahkan hibah pembangunan Tangki Septik Individual Program DAK Sanitasi TA 2026 di Kelurahan Cabenge, Kecamatan Lilirilau, Rabu (15/7/2026).
Bupati Suwardi menegaskan, program ini adalah prioritas untuk menjaga kesehatan masyarakat sekaligus melestarikan lingkungan. "Sanitasi yang baik adalah fondasi masyarakat yang sehat dan produktif. Ini bukan sekadar bangunan, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas hidup warga," ujarnya.
Langkah ini sejalan dengan visi RPJMD Soppeng 2025–2029: “Soppeng Sehat, Maju, dan Berdaya Saing dalam Sistem Agropolitan.” Menurutnya, limbah rumah tangga yang dikelola sembarangan bisa mencemari air dan memicu penyakit, sehingga tangki septik berstandar kesehatan sangat dibutuhkan.
Selain infrastruktur, program ini juga bertujuan mengubah perilaku warga agar meninggalkan kebiasaan buang air besar sembarangan. Keberhasilan program ini, kata dia, sangat bergantung pada kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam merawat fasilitas yang ada.
Dalam dua tahun terakhir, pemerintah gencar melaksanakan program ini:
- Tahun 2025: Terbangun 225 unit tangki septik di Kecamatan Marioriwawo, Liliriaja, dan Donri-Donri.
- Tahun 2026: Ditambah lagi 200 unit yang dibagi rata ke 4 kelurahan di Lilirilau: Pajalesang, Cabenge, Macanre, dan Ujung (masing-masing 50 unit).
Bupati berharap fasilitas ini dimanfaatkan dan dijaga dengan baik agar manfaatnya terasa terus-menerus bagi keluarga dan lingkungan. Kegiatan ini dihadiri jajaran Dinas PUPR, Camat Lilirilau, para Lurah, tokoh masyarakat, serta perwakilan Kelompok Swadaya Masyarakat.
0 Komentar