jurnaltime.co.id MAKASSAR – Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Soppeng! Karya kerajinan tangan asli daerah ini tampil memukau di momen puncak penutupan Hari Ulang Tahun ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang berlangsung di Trans Studio Mall Makassar, Sabtu (11 Juli 2026).
Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng turut hadir dalam acara bersejarah ini, didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Soppeng Hj. Suarni Suwardi beserta jajaran pengurus. Acara penutupan yang menjadi titik temu perajin, pelaku UMKM, dan pengurus Dekranas dari seluruh Indonesia ini secara resmi dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Sorotan utama jatuh pada selendang wastra khas Soppeng bermotif "Lagosi Caddi Kalong". Karya murni tangan perajin daerah ini justru menjadi pelengkap busana yang dikenakan oleh Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, pada momen penutupan HUT ke-46 Dekranas sekaligus peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Nasional ke-54. Kehadiran selendang ini di panggung nasional menjadi bukti nyata kualitas kerajinan Soppeng tak kalah bersaing.
Dalam sambutannya, Mendagri Tito Karnavian menekankan bahwa perayaan ini bukan sekadar ajang pamer, melainkan jalan nyata untuk mengangkat ekonomi masyarakat.
"Acara ini menghidupkan kembali potensi kerajinan Nusantara yang harus kita jaga dan kembangkan, hingga mampu menembus pasar dunia," ujar Tito.
Ia juga mengungkapkan pasar industri kerajinan global mencapai sekitar Rp500 triliun per tahun. Karena itu, seluruh perajin di daerah didorong untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas, dan memperluas jangkauan pasar.
Sepanjang rangkaian acara, Dekranasda Soppeng memamerkan berbagai karya terbaik daerah, mulai dari Wastra Kalong Sutra Cantika Sabbena, koleksi busana etnik Mijel dan Dituta, hingga kerajinan khas Otti Dituta.
Bahkan dalam sesi fashion show, Soppeng menampilkan paduan unik motif Kalong dan Lagosi. Busana ini ditenun oleh Hj. Nurlela (pemilik Cantika Sabbena Soppeng), didesain oleh desainer Mijel Soppeng, dan dipersembahkan oleh Riska Nasrika selaku perwakilan Dekranasda Soppeng.
Bupati Suwardi Haseng menyambut kebanggaan ini sebagai momentum untuk melangkah lebih jauh.
"Dikenakannya wastra kita oleh Ibu Tri Tito Karnavian adalah kebanggaan seluruh warga Soppeng, sekaligus bukti karya daerah layak diapresiasi nasional. Kami berkomitmen terus memperkuat pembinaan, inovasi, dan promosi, agar wastra dan kerajinan Soppeng memberi manfaat nyata bagi perajin dan UMKM, serta mampu bersaing hingga pasar internasional," tegas Suwardi.
0 Komentar