Haru dan Bangga, Serma Jalaluddin Sukses Antar 53 Paskibraka Marioriawa Kibarkan Merah Putih

jurnaltime.co.id SOPPENG – Keberhasilan pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Sepak Bola Ammade Kasim, Desa Patampanua, Kecamatan Marioriawa, Senin (17/8/2026), tidak lepas dari kerja keras para pelatih dan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Di balik suksesnya pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih, ada perjuangan panjang yang dilalui para pelatih bersama 53 anggota Paskibraka yang berasal dari tiga sekolah, yakni SMAN 6 Soppeng, MAN 2 Soppeng, dan SMKN 5 Soppeng.

Koordinator pelatih Paskibraka, Serma Jalaluddin, mengaku bersyukur karena seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Meski waktu latihan tahun ini terbilang singkat, hanya kurang dari satu bulan, para anggota Paskibraka mampu menunjukkan kedisiplinan dan semangat yang luar biasa.

"Alhamdulillah, pelaksanaan tahun ini berjalan dengan sukses. Ini merupakan tahun kedua saya menjadi pelatih Paskibraka di Kecamatan Marioriawa," ujar Serma Jalaluddin.

Awalnya, sebanyak 59 siswa dinyatakan lolos seleksi dari tiga sekolah. Namun, setelah menjalani pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Batu-Batu, jumlah peserta yang memenuhi syarat berkurang menjadi 53 orang.

Perjalanan menuju hari pelaksanaan upacara ternyata tidak selalu berjalan mulus. Bahkan, hampir 10 anggota Paskibraka sempat mengalami gangguan kesehatan. Sebagian di antaranya juga merasa tidak sanggup melanjutkan latihan dan ingin mengundurkan diri.

Namun, berkat motivasi yang terus diberikan oleh para pelatih, para siswa kembali bangkit dan tetap bertahan hingga akhir masa latihan.

"Kami terus memberikan semangat kepada mereka. Alhamdulillah, akhirnya 53 anggota Paskibraka tetap bertahan sampai pelaksanaan upacara selesai," katanya.

Menurutnya, salah satu kunci keberhasilan tahun ini adalah terjalinnya hubungan yang erat antara pelatih dan para anggota Paskibraka. Rasa kekeluargaan yang tumbuh selama proses latihan menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan.

Tim pelatih yang mendampingi para siswa terdiri atas Serma Jalaluddin, Aipda Lukman, Bripol Darwis, Kopda Sumarlin, Wandi, S.E., Nasrullah, A.Md.Kom., dan Ambo Masse, S.Pd.

Sementara itu, Koordinator Paskibraka Kecamatan Marioriawa, Justan, S.Pd., M.Si., mengaku baru bisa bernapas lega setelah seluruh rangkaian upacara, termasuk penurunan Bendera Merah Putih, selesai dilaksanakan.

"Alhamdulillah, setelah penurunan bendera, baru kami merasa lega," ungkapnya.

Keberhasilan pelaksanaan upacara juga menjadi bukti semangat dan dedikasi 53 anggota Paskibraka yang telah menjalani latihan dengan penuh disiplin. Dari jumlah tersebut, 27 siswa berasal dari SMAN 6 Soppeng, 22 siswa dari MAN 2 Soppeng, dan 4 siswa dari SMKN 5 Soppeng.

Semangat, kerja keras, dan kebersamaan yang ditunjukkan para pelatih dan anggota Paskibraka menjadi gambaran nyata bahwa perjuangan untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih tidak hanya berlangsung di lapangan, tetapi juga melalui proses panjang yang penuh pengorbanan dan kebersamaan.(myu) 

0 Komentar