Wagub Sulsel Serahkan 20 Mesin Jahit dan 20 Mesin Obras untuk Perempuan Soppeng

jurnaltime.co.id SOPPENG — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Hj. Fatmawati Rusdi, secara resmi menyerahkan bantuan berupa 20 mesin jahit dan 20 mesin obras kepada peserta pelatihan keterampilan menjahit di Kabupaten Soppeng, Senin (10/8/2026). Penyerahan ini menjadi bagian dari kegiatan Piloting Ruang Bersama Indonesia yang fokus pada peningkatan kapasitas dan keterampilan perempuan di daerah.
 
Wakil Gubernur didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Dr. dr. Evi Mustikawati Arifin, Sp.KK., M.Kes., serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-Dalduk KB) Provinsi Sulsel, Hj. Nursidah, S.ST., M.M.
 
Sebanyak 40 perempuan turut mengikuti pelatihan ini, terdiri atas 20 orang dari Kelurahan Jennae dan 20 orang dari Desa Ganra. Kegiatan ini diarahkan tak hanya untuk menambah keterampilan, tetapi juga membuka peluang agar peserta bisa mengembangkan usaha produktif yang pada akhirnya ikut menopang perekonomian keluarga.
 
Fatmawati berharap peralatan yang diserahkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan tidak berhenti sekadar menjadi barang bantuan.
 
"Perempuan harus berdaya dan mandiri, minimal membantu ekonomi keluarga. Alat ini dimanfaatkan sebaik-baiknya agar produktif, jangan sampai dijual," ujar Fatmawati disambut tawa hangat para peserta yang hadir.
 
Menurutnya, bantuan ini adalah sarana agar keterampilan yang telah dipelajari selama pelatihan bisa terus diasah hingga menghasilkan produk yang bernilai guna sekaligus berpotensi ekonomi. Pemberdayaan perempuan, tambahnya, bukan hanya soal bertambahnya kemampuan, melainkan bagaimana kemampuan itu membawa manfaat nyata di tengah keluarga.
 
Sebelum penyerahan bantuan, peserta telah mengikuti rangkaian pelatihan menjahit, mulai dari pengenalan alat, teknik dasar, hingga mempraktikkan langsung mengolah kain menjadi barang berguna. Peralatan yang kini diterima diharapkan menjadi bekal agar mereka tetap bisa berlatih dan berkarya secara mandiri di rumah.
 
Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mendorong perempuan memiliki keterampilan produktif, kemandirian, sekaligus ikut meningkatkan kesejahteraan keluarga.
 
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle; Pj. Sekretaris Daerah Soppeng, H. Andi Haeruddin; Kapolres Soppeng, AKBP Hari Budiyanto; Wakil Ketua II DPRD Soppeng, Muhammad Taufan; Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi; Kepala DP3AP2KB Kabupaten Soppeng, Hj. Andi Husniati, S.Sos., M.M., serta Camat Liliriaja dan Camat Lalabata.
 
Kehadiran jajaran pemerintah daerah beserta unsur Forkopimda ini menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan adalah kepedulian bersama lintas sektor. Bagi 40 peserta dari Jennae dan Ganra, mesin jahit dan mesin obras ini bukan sekadar alat pelatihan — melainkan modal awal yang diharapkan membawa keterampilan dari ruang kelas menjadi kegiatan produktif yang bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar.
 
Program ini sekaligus menyampaikan pesan sederhana namun bermakna: peningkatan kemampuan perempuan harus didukung pula dengan sarana yang memadai, agar apa yang dipelajari bisa terus tumbuh dan berkelanjutan. 

0 Komentar