jurnaltime.co.id SOPPENG- Suasana duka menyelimuti keluarga besar Polres Soppeng saat melepas kepergian almarhum Aipda Ashar Ladai, Bintara Satuan Lalu Lintas Polres Soppeng, dalam upacara pemberangkatan dan pemakaman secara kedinasan di Pekuburan Keluarga Batumemmanae, Desa Belo, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng. Selasa, 8 September 2026.
Upacara pemberangkatan jenazah yang dilaksanakan sekitar pukul 14.30 WITA tersebut dipimpin oleh Wakapolres Soppeng Kompol Tamar, S.Sos. Sementara upacara pemakaman dipimpin oleh Kabag Sumda Polres Soppeng Kompol Sulaeman Abu, S.H., M.H.
Prosesi berlangsung khidmat dengan diikuti para Pejabat Utama dan personel Polres Soppeng, personel Polsek Ganra, Lilirilau dan Donri-Donri, satu kelompok personel Satuan Lalu Lintas, personel gabungan Polres dan Polsek jajaran, regu penembak salvo dari Sat. Sabhara, serta Bhayangkari Polres Soppeng.
Rangkaian upacara diawali dengan laporan perwira upacara dan penghormatan kepada almarhum, dilanjutkan pembacaan riwayat singkat, penurunan jenazah ke liang lahat, penghormatan terakhir yang diiringi tembakan salvo, penaburan bunga oleh keluarga, hingga prosesi pemakaman dan doa bersama.
Terpisah, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto,S.H.,S.I.K.,M.H menyampaikan bahwa kepergian almarhum merupakan kehilangan bagi keluarga sekaligus keluarga besar Polri, khususnya Polres Soppeng. Menurutnya, pengabdian almarhum selama menjalankan tugas sebagai anggota Polri menjadi bagian dari perjalanan institusi yang patut dihargai dan dikenang.
“Atas nama pimpinan dan seluruh keluarga besar Polres Soppeng, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum Aipda Ashar Ladai. Semoga seluruh pengabdian dan amal baik almarhum selama menjalankan tugas mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Kapolres.
Kapolres juga mengajak seluruh personel untuk menjadikan momentum tersebut sebagai pengingat bahwa setiap anggota Polri memiliki keluarga yang senantiasa menanti kepulangan setelah menjalankan tugas.
“Kita semua tentu merasa kehilangan. Namun, kita juga harus menguatkan keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rekan-rekan sejawat dalam suasana seperti ini adalah bentuk kepedulian dan rasa persaudaraan. Semoga keluarga almarhum diberikan ketabahan, kekuatan dan keikhlasan dalam menerima takdir ini,” ungkapnya.
“Kita hormati jasa dan pengabdian almarhum. Jadikan apa yang telah beliau berikan kepada institusi sebagai motivasi bagi kita yang masih diberikan kesempatan untuk melanjutkan pengabdian,” tambah AKBP Hari Budiyanto.
Seluruh rangkaian upacara pemberangkatan dan pemakaman selesai sekitar pukul 16.20 WITA. Kegiatan berlangsung dengan khidmat, aman, tertib dan lancar, serta diakhiri dengan penghormatan terakhir kepada almarhum sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdiannya sebagai anggota Polri.
0 Komentar