Kapolda Sulbar Bakar Semangat Siswa SMKN 1 Rangas

jurnaltime.co.id SULBAR – Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Totok Suharyanto membakar semangat pelajar SMKN 1 Rangas melalui program Polisi Peduli Pendidikan. Dalam kunjungan tersebut, ia mengajak para siswa membangun disiplin, bekerja keras, dan mempersiapkan diri menjadi generasi unggul menuju Indonesia Emas.

Kehadiran Kapolda bersama Karo SDM, Dirlantas, dan Dirnarkoba Polda Sulbar disambut hangat Kepala SMKN 1 Rangas, Drs. H. Mahmud, beserta para siswa. Suasana penuh antusiasme mewarnai kegiatan yang menjadi ruang motivasi sekaligus dialog antara kepolisian dan dunia pendidikan.

Di hadapan para pelajar, Irjen Pol Totok Suharyanto menegaskan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik. Namun, keberhasilan sangat ditentukan oleh kedisiplinan dan kemampuan memanfaatkan waktu.

“Setiap orang punya waktu dan mimpi yang sama. Yang membedakan adalah bagaimana kita memanfaatkan waktu tersebut. Mereka yang mampu menggenggam masa depan adalah yang bekerja keras. Mustahil sukses diraih jika waktu hanya dihabiskan untuk bermalas-malasan atau merokok,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa masa muda merupakan kesempatan penting untuk membentuk karakter, meningkatkan kemampuan, dan menanamkan kebiasaan positif. Menurutnya, cita-cita besar membutuhkan pengorbanan, ketekunan, serta keseimbangan antara pendidikan dan kehidupan spiritual.

Kapolda mendorong para siswa untuk berani keluar dari zona nyaman, meningkatkan kesungguhan dalam belajar, serta membangun kedisiplinan sejak dini. Ia menilai, keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas membutuhkan generasi yang memiliki kemauan, keterampilan, dan daya juang.

“Jika adik-adik tidak punya kemauan dan keahlian, target Indonesia Emas tidak akan tercapai. Masa depan bangsa ini ada di tangan kalian, jadi paksakan diri untuk belajar!” pesannya.

Tak hanya berbicara tentang pendidikan dan karakter, Kapolda juga memperkenalkan peluang karier di lingkungan Polri. Sejumlah personel polisi muda dihadirkan untuk memberikan gambaran mengenai profesi kepolisian, termasuk tanggung jawab, jenjang karier, dan kesejahteraan anggota.

Kehadiran para polisi muda tersebut diharapkan dapat membuka wawasan siswa bahwa menjadi anggota Polri membutuhkan persiapan fisik, mental, akademik, serta integritas. Kapolda menekankan bahwa keberhasilan mereka merupakan hasil kerja keras dan pola hidup disiplin, bukan jalan pintas.

Sesi dialog pun berlangsung dinamis. Para siswa menyampaikan sejumlah pertanyaan, mulai dari penanganan kenakalan remaja dan pernikahan dini, ancaman peredaran narkoba di lingkungan sekolah, hingga kekhawatiran mengenai biaya untuk mengikuti seleksi penerimaan anggota Polri.

Menanggapi hal itu, Irjen Pol Totok Suharyanto menegaskan bahwa penerimaan anggota Polri tidak dipungut biaya. Ia meminta para siswa agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.

“Kami di sini untuk menjamin bahwa mendaftar masuk Polisi itu gratis! Semuanya gratis sampai masa pendidikan. Jangan pernah mengandalkan uang, karena jika ada yang meminta uang, kalian pasti sedang tertipu!” tegasnya, disambut tepuk tangan para siswa.

Ia memastikan Polda Sulbar berkomitmen menjaga transparansi dan menutup celah kecurangan dalam proses rekrutmen. Masyarakat, khususnya para calon peserta dan orang tua, juga diharapkan berani melaporkan apabila menemukan indikasi penyimpangan.

“Insya Allah, kami pastikan penerimaan yang bersih dan kompetitif. Ke depan, kami juga siap membuka diri menerima segala kritikan dan masukan demi rekrutmen yang jauh lebih bersih,” tambahnya.

Menutup arahannya, Kapolda mengingatkan para siswa agar memperkuat nilai-nilai spiritual sebagai salah satu fondasi pembentukan karakter. Ia mengajak mereka membiasakan diri menjalankan ibadah, menjaga pergaulan, serta menjauhi perilaku yang dapat merusak masa depan.

“Paksakan salat berjamaah, paksakan salat subuh di masjid. Ini adalah rem terbaik kita dari perilaku buruk. Allah SWT lebih menyukai hambanya yang bekerja keras prosesnya, karena nilai tertinggi ada pada usahanya,” tuturnya.

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polda Sulbar berharap para pelajar SMKN 1 Rangas semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan prestasi, serta berani mengejar cita-cita tanpa terpengaruh praktik-praktik yang bertentangan dengan integritas.

Kunjungan tersebut menjadi pengingat bahwa membangun generasi Indonesia Emas tidak cukup hanya dengan cita-cita besar, tetapi juga membutuhkan kerja keras, kedisiplinan, karakter kuat, dan kesempatan yang adil bagi setiap anak bangsa.

Humas Polda Sulbar

0 Komentar