Kapolda Sulbar Gandeng MUI Perangi Narkoba dan Judi Online

jurnaltime.co.id SULBAR – Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Totok Suharyanto menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Barat untuk memperkuat upaya pencegahan narkoba, judi online, hingga penipuan digital.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi Kapolda Sulbar bersama jajaran MUI di Ruang Tamu Sendana Lantai 2 Polda Sulbar, Kamis (29/10/2026). Pertemuan ini menjadi langkah strategis memperkuat sinergi kepolisian dan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam audiensi tersebut, Kapolda didampingi Karo SDM, Dirintelkam, Dirresnarkoba, Dirsamapta, Kabid Humas, serta staf ahli.

Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung program prioritas Kapolri dan Quick Wins Polri, dengan mengedepankan pencegahan kejahatan melalui edukasi, pembinaan moral, dan penguatan peran keluarga serta tokoh agama.

Salah satu fokus utama adalah memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang berpotensi merusak masa depan generasi muda. MUI diharapkan dapat mengambil peran melalui dakwah, khutbah, pengajian, dan penyuluhan di lingkungan masyarakat maupun tempat ibadah.

Selain narkoba, masyarakat juga perlu mendapat edukasi mengenai bahaya judi online dan penipuan digital. Pemahaman tentang dampak ekonomi dan sosial, modus kejahatan siber, serta perlindungan data pribadi dinilai penting untuk mencegah masyarakat menjadi korban.

Sinergi Polda Sulbar dan MUI juga diharapkan mampu menangkal penyebaran hoaks, mencegah radikalisme dan intoleransi, serta membangun budaya penyelesaian masalah secara damai dan berkeadilan.

Dalam kerja sama tersebut, kepolisian akan memperkuat langkah pencegahan, deteksi dini, penanganan laporan, dan penegakan hukum secara profesional. Sementara itu, tokoh agama dapat menjadi jembatan komunikasi untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada umat.

Polda Sulbar berharap audiensi ini ditindaklanjuti melalui program bersama yang terukur, termasuk penyuluhan bahaya narkoba, edukasi antijudi online, pencegahan penipuan digital, serta penguatan komunikasi antara tokoh agama dan kepolisian.

Melalui kolaborasi berkelanjutan antara Polri, MUI, dan masyarakat, upaya menjaga keamanan di Sulawesi Barat diharapkan semakin kuat. Pendekatan ini menegaskan bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya melalui penindakan hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Humas Polda Sulbar

0 Komentar