jurnaltime.co.id MAMUJU – Aktivitas masyarakat hingga dini hari menjadi perhatian Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Barat. Patroli intensif digelar untuk mengantisipasi pencurian, premanisme, balap liar, tawuran hingga berbagai bentuk kejahatan jalanan di wilayah Kota Mamuju.
Patroli yang berlangsung Senin malam hingga Selasa dini hari (2–3/11/2026) tersebut dimulai pukul 21.00 hingga 05.20 WITA. Kegiatan dipimpin Katim URC Ditreskrimum Polda Sulbar, IPDA Dhimas Kriesna A.S.P., S.Tr.K., M.Si., bersama Waka Tim dan sejumlah personel.
Sebelum bergerak ke lapangan, personel terlebih dahulu menerima arahan dan petunjuk pelaksanaan (APP). Selanjutnya, tim melakukan patroli serta hunting di sejumlah kawasan yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Dirreskrimum Polda Sulbar, Kombes Pol. Beny Murjayanto, S.I.K., M.H., mengatakan patroli tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Menurutnya, kehadiran personel tidak hanya difokuskan pada lokasi rawan kriminalitas, tetapi juga menyasar tempat berkumpulnya masyarakat dan kalangan remaja untuk memberikan edukasi serta imbauan agar tidak terlibat aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Sejumlah titik strategis menjadi sasaran penyisiran, di antaranya SPBU Kali Mamuju, kantor PLN UP3 Mamuju di Jalan Sultan Hasanuddin, Bank Sulselbar, kawasan Landscape Kota Mamuju hingga sepanjang Jalan Arteri Mamuju.
Di SPBU Kali Mamuju, personel memeriksa situasi lingkungan untuk mengantisipasi potensi kejahatan maupun keributan yang dapat mengganggu pelayanan dan penyaluran BBM.
Sementara di kantor PLN UP3 Mamuju dan Bank Sulselbar, petugas mengecek kondisi keamanan serta mengingatkan petugas satuan pengamanan (Satpam) agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan.
Pengawasan juga dilakukan di kawasan Landscape Kota Mamuju melalui koordinasi dengan anggota Satpol PP yang bertugas. Patroli kemudian berlanjut ke Jalan Arteri untuk memantau potensi kriminalitas dan keributan.
Tak sekadar menyambangi objek vital, Tim URC juga melakukan patroli hunting di sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), tawuran, premanisme hingga balap liar.
Intensitas patroli pada jam-jam rawan tersebut diharapkan mampu mencegah peluang terjadinya tindak kriminalitas sekaligus memastikan situasi Kota Mamuju tetap aman dan kondusif.
Polda Sulbar juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan kehadiran aparat, tetapi turut berperan menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan.
0 Komentar